5 Pantangan saat DBD

5 Pantangan saat DBD
March 15, 2019 mybio
In Uncategorized

Demam berdarah atau DBD merupakan penyakit yang disebabkan karena infeksi virus dengue. Virus ini ditularkan pada manusia melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti. Tubuh yang terinfeksi oleh virus dengue akan menimbulkan berbagai gejala seperti demam, nyeri pada otot dan sendi, merasa lemas, mual, muntah serta pendarahan ringan.

Tidak hanya itu, virus dengue juga menyebabkan peredaran darah terganggu. Trombosit atau keping darah Anda akan mengalami pengurangan. Turunnya jumlah trombosit dalam tubuh dapat terjadi secara drastis dalam jangka waktu yang sangat singkat. Keping darah dalam kondisi tubuh yang sehat berkisar pada angka 150.00/ml sampai 450.000/ml. Sedangkan, pada pasien penderita DBD, keping darah ditemukan dalam angka yang lebih rendah yaitu di bawah 150.000/ml.

Dalam rangka mempercepat proses penyembuhan pasien DBD, dokter biasanya memberikan beberapa pantangan yang harus dihindari. Berikut ini merupakan penjelasan dari pantangan tersebut.

1. Tidak Meminum Obat-obatan Tertentu

Saat Anda terserang demam berdarah atau DBD, Anda perlu beristirahat penuh dan mengonsumsi obat-obatan. Tetapi, ada beberapa obat yang tidak boleh dikonsumsi oleh pasien penderita DBD. Obat itu diantaranya aspirin atau ibuprofen karena obat ini dapat meningkatkan risiko pendarahan. Sebagai antisipasi untuk mengatasi deman, Anda lebih baik meminum parasetamol. Selain dapat menurunkan deman, obat ini juga dapat mengurangi nyeri pada sendi.

2. Tidak Boleh Kekurangan Cairan

Seseorang yang terkena demam sangat rentan mengalami dehidrasi. Oleh karena itu, kecukupan cairan dalam tubuh merupakan hal yang sangat penting. Anda harus memperbanyak meminum air putih, setidaknya 3nam sampai delapan gelas air putih dalam sehari.
Selain mengatasi dehidrasi, Anda juga disarankan mengonsumsi buah jambu biji selama proses penyembuhan DBD. Dikutip dari Journal of Natural Medicines, jambu biji mempunyai manfaat untuk merangsang pembentukan platelet atau trombosit baru. Selain itu, jambu biji juga kaya akan kandungan quercetin yang merupakan senyawa kimia alami yang ditemukan dalam berbagai jenis buah dan sayuran. Senyawa kimia ini bermanfaat sebagai anti peradangan dan anti histamin.

Baca Juga  susu rendah lemak terbaik

3. Menghindari Hal yang Membuat Tubuh Berdarah

Anda diwajibkan untuk menghindari berbagai aktivitas yang dapat menimbulkan risiko pendarahan atau membuat tubuh terluka sehingga mengeluarkan darah. Hal ini dikarenakan saat Anda terserang DBD, tubuh kekurangan trombosit. Trombosit sendiri bermanfaat untuk menggumpalkan darah, supaya saat terjadi luka dan berdarah tubuh tidak akan mengeluarkan darah secara terus menerus.

Pasien DBD yang memiliki trombosit rendah sangat rentan mengalami pendarahan. Oleh karena itu, Anda harus selalu berhati hati. Sebagai contohnya, hindari untuk menggosok gigi terlalu kencang yang menyebabkan gusi rentan sobek dan berdarah.

4. Hindari Makan Berlemak

Kolesterol merupakan penyebab masuknya berbagai jenis penyakit ke dalam tubuh. Seseorang yang terjangkit deman berdarah atau DBD sering kali mengalami pendarahan di dalam jaringan pembuluh. Jika memaksakan mengonsumsi makanan berlemak secara berlebihan, hal ini dapat meningkatkan risiko timbunan lemak pada pembuluh darah. Jika ini terjadi, maka risiko penyumbatan jaringan pembuluh darah akan semakin meningkat. Contoh makanan yang berlemak yang perlu Anda hindari yaitu santan, gorengan, martabak, dan organ dalam hewan terutama otak.

5. Tidak Mengonsumsi Makanan Pedas

Penyakit DBD sering sekali berdampak pada lambung. Dalam beberapa kasus pasien DBD, diantaranya ditemukan mengalami iritasi pada bagian lambung. Oleh karena itu, untuk menghindari iritasi yang lebih parah sebaiknya Anda menghindari makanan pedas.
Untuk mempercepat proses penyembuhan saat terkena DBD sebaiknya Anda menjauhi pantangan yang sudah dijelaskan diatas, agar Anda dapat segera beraktivitas seperti biasa.

Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE